PURWOKERTO-Napza merupakan akronim dari Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif, jika di konsumsi akan mempengaruhi kondisi kejiwaan dan memiliki efek samping yaitu kecanduan. Dalam rangka meningkatkan kesadaran mahasiswa akan bahanya napza Biro Kemahasiswaan dan Alumni berkolaborasi dengan Hizbul Wathan dan juga Kokam menyelenggarakan Webinar Nasional yang bertemakan “Bahaya Napza Bagi Mahasiswa Mari Kita Cegah Bersama” bertempat di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (10/12/2021).

Tujuan diselenggarakan webinar ini adalah untuk memberitahu dan menyadarkan mahasiswa akan bahaya mengonsumsi napza dan menghimbau supaya para mahasiswa tidak terjebak dalam pergaulan bebas yang bisa merusak masa depannya.
Webinar ini diikuti sekitar 185 peserta daring, dan 30 peserta menghadiri secara langsung atau offline. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan AIK Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Akhmad Darmawan, M.Si, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa napza ini berbahaya bagi generasi kita. Karena itu, acara ini adalah cara yang sangat baik untuk kita ikuti bersama supaya kita memahami bahaya dari napza ini.
“Acara ini merupakan acara yang luar biasa,satu kondisi dimana ditengah-tengah masyarakat kita bahwa bahanya nya napza ini sering kita dengar narkotika,psikotropika dan zat-zat lainnya. Dan berbahaya bagi generasi kita. Oleh karena itu, acara ini adalah cara yang sangat baik untuk kita ikuti bersama supaya kita memahami bahaya dari napza ini, kita harus terus ber amar ma’ruf nahi munkar lewat seluruh aktifitas ortom baik hw maupun kokam. Kokam dan Hizbul Wathan bersatu padu untuk menanggulangi mermasalaha napzsa ini. Insya allah kita terus ber amar ma’ruf sehingga di lingkungan kita paling tidak permasalahan napza ini tidak akan terjadi di umo dan lingkungan dekat ump.”jelasnya

Akhmad Darmawan juga berpesan bahwa jangan pernah mengonsumsi napza dan zat adiktif lainnya supaya permasalahan selesai dengan mengonsumsi napza, padahal napza dapt memberikan masalh baru.

Upaya untuk memberikan informasi dan edukasi tentang bahaya napza serta dampak penyalahgunaan napza, dihapkan mahasiswa maupun orang lain dapat menghindari atau mencegah penyalahgunaan napza dan zat-zat aduiktif lainnya. Dan mahasiswa harus menjadi pelopor dalam memerangi napza, mampu menjadi agent of change dan mampu mewudkan mahasiswa yang berprestasi tanpa narkoba. (dta/bud)

