Purwokerto – Tim PHP2D IMM Komikes UMP yang didampingi oleh dosen pembimbing Ns. Suci Ratna Estria, S.Kep., M.Kep kembali menggelar kegiatan pemberdayaan desa yaitu pelatihan pembuatan keripik singkong kepada ibu-ibu PKK Desa Suro yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Suro, pada Sabtu (9/10) bertempat di Aula Balai Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 17 anggota PKK Desa Suro, selama kegiatan berlangsung peserta tampak antusias dan bersemangat. Dalam pelatihan ini turut dihadirkan narasumber yakni Ibu Kasem yang berasal dari pelaku usaha keripik singkong dari Kecamatan Binangun, Kabupaten Banyumas.

Dalam wawancaranya Ibu Kasem berharap dengan adanya pelatihan ini, semoga masyarakat Desa Suro dapat saling belajar untuk memberdayakan masyarakat membuat inovasi penunjang ekonomi yang berkelanjutan tidak hanya di pelatihan saja tetapi dapat memasarkan produk dengan jangkauan yang meluas.
Keripik Singkong merupakan cemilan renyah dengan bahan dasar singkong yang digoreng. Cara pembuatannya sangat mudah yaitu pertama singkong dikupas terlebih dulu kemudian dicuci bersih, lalu singkong di iris tipis menggunakan alat pemotong. Setelah dipotong, lalu digoreng sampai renyah dan warna menguning lalu angkat. Untuk menambah rasa bisa ditaburkan bubuk instan atau membuat sendiri menggunakan bahan dapur.

Olahan keripik singkong ini diberi nama “SISUKASARI” (Singkong Suro Kalibagor) dengan dibandrol Rp 7.000 per kemasan. Dengan bantuan Tim PHP2D proses pemasaran keripik singkong Sisukasari melalui media sosial, dengan memanfaatkan laman facebook, instagram, dan whatsapp agar mudah menjangkau para konsumen.
Ketua PKK Desa Suro Ibu Sarti mengatakan “Adanya kegiatan pelatihan pembuatan keripik singkong ini semoga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat desa Suro, dan harapannya untuk masyarakat bisa membuat keripik singkong mandiri dan dijual untuk menambah penghasilan rumah tangga” kata Ibu Sarti.
Ketua tim PHP2D Imm komikes Ump Aqilatun Zulfa berharap Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam menunjang perekonomian serta manjadi produk unggulan Desa Suro, Pungkasnya.

