
P3D (Program Pengembangan Pemberdayaan Desa) merupakan program pemerintah yang diselenggarakan oleh Kemendikbud, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Dibuka pendaftaran dari mulai tanggal 3-21 Juni 2021 lalu. Peserta yang terlibat dalam P3D ialah mahasiswa yang mengusulkan melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa yang dapat dipertimbangkan sebagai etalase model pemberdayaan desa oleh mahasiswa HMPS, BEM dari seluruh PTN/ PTS di indonesia. HMPS Agribisnis UMP menjadi salah satu tim dari UMP yang ikut P3D dan lolos didanai oleh pemerintah.
Untuk P3D yang diajukan Tim dari HMPS Agribisnis UMP merupakan kegiatan pembinaan dan pemberdayaan desa menuju tahap paripurna guna menindaklanjuti beragam hasil kegiatan pembinaan dan pemberdayaan desa/ PHP2D tahun 2020, yang telah dilakukan oleh organisasi mahasiswa di tahun sebelumnya di desa yang sama. HMPS Agribisnis lolos seleksi pendanaan PHP2D di tahun 2020 dan di danai sebesar Rp. 35.000.000,-. Dalam program P3D kembali lolos seleksi pendanaan dan didanai sebesar RP. 50.000.000., sehingga P3D ini kelanjutan dari Pembinaan dan Pemberdayaan Desa di tahun sebelumnya dengan desa yang masih sama.
Kegiatan dari HMPS Agribisnis yang diajukan melalui proposalnya ini berjudul “GEMPAPONIK (Generasi Muda Petani Hidroponik) Sebagai Bahan Edukasi untuk Menjadikan Hidroponik Sebagai Ciri Khas Desa Datar Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas.” P3D dari HMPS Agribisnis yang diketuai Ovy Adam Pradenta tersebut, bekerjasama dengan pemerintah desa setempat, Fakultas, dan ORMAWA. Hal yang harus dipersiapkan sebelum tahap pelaksanaan yaitu: kesediaan kerjasama antara pemerintah desa dengan Universitas, FPP dan ORMAWA, penetapan indikator, tujuan dan manfaaat yang jelas dalam proposal yang diajukan, kerjasama tim yang solid, dukungan universitas dan pihak-pihak yang terlibat, serta Doa dan Keberuntungan.
Waktu pelaksanaan akan diselenggarakan dari mulai bulan Juli s/d November. Tahapan-tahapan pelaksanaannya meliputi: pertama, sosialisasi GEMPAPONIK yang dilakukan sebagai tahap awal untuk rencana pengembangan Desa Datar. Kedua, revitalisasi dan penambahan green house baru untuk menunjang terlaksananya kegiatan GEMPAPONIK. Ketiga, menciptakan Generasi Muda Petani Hidroponik Melalui Pelatihan hidroponik. Keempat, mengedukasi masyarakat luas oleh Generasi Muda Petani Hidroponik yang sudah di latih sebelumnya. Kelima, Desa Datar mempunyai Ciri khas GEMPAPONIK yang akan dikenal oleh masyarakat Luas.
Tujuan mencanangkan kegiatan P3D di desa Datar yaitu: untuk menciptakan generasi muda petani hidroponik, dan untuk mengetahui mekanisme dalam membuat desa Datar sebagai desa yang dikenal dengan hidroponiknya. Selain itu juga untuk mengetahui dampak dari GEMPAPONIK (Generasi Muda Petani Hidroponik) terhadap masyarakat desa dan peserta program dalam mewujudkan desa Datar sebagai desa hidroponik. Terakhir, untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan membuat pemuda desa Datar mempunyai kegiatan yang efektif serta menambah keilmuan tentang bertani hidroponik.
Harapan Ovy selaku ketua dari Tim P3D HMPS Agribisnis tersebut ialah adanya kegiatan P3D mahasiswa dapat mengembangkan skill pemberdayaan masyarakat dan program P3D ini dapat dikonversi dengan KKN serta SKRIPSI, menyesuaikan program kampus merdeka yang diarahkan oleh Bapak Menteri Nadiem makarim. Selain itu, Ovy mengatakan supaya diberikan apresiasi setinggi tingginya oleh pihak universitas dalam bentuk stimulus, sertifikat atau dalam bentuk yang lainya.
Dosen Pembimbing pun berharap kegiatan P3D tersebut dapat membantu dalam pengembangan masyarakat di desa Datar dengan mengaplikasikan dan mentransfer ilmu yang diperoleh selama proses perkuliahan khususnya pada pengembangan di bidang pertanian.
