PURWOKERTO-Lomba Nasional Psikologi tahun 2023 yang diadakan oleh Forum Komunikasi (FORKOM) Psikologi Se-Jawa Tengah mengangkat tema mengenai “Kesehatan Mental” dengan total 19 kategori lomba akademik dan non-akademik. Lomba Nasional Psikologi yang diadakan oleh FORKOM Psikologi Se-Jawa Tengah dimulai dari bulan Juli hingga Agustus tahun 2023. Lomba ini diikuti oleh kurang lebih 56 Perguruan Tinggi yang berasa dari berbagai provinsi.
Pada tahun ini Lomba Nasional Psikologi diselenggara oleh gabungan universitas yang memiliki program studi psikologi antara lain Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Sahid Surakarta, Universitas Negeri Surakarta, Universitas Setia Budi, dan Universitas Islam Negeri Surakarta, dengan dasar dilaksanakannya sebagai program untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dan networking.
Perlombaan ini selain untuk menambah penghargaan kepada fakultas dan universitas juga dapat menjadi sarana untuk menjalin relasi antara mahasiswa dari berbagai universitas lain. Dengan adanya perlombaan nasional ini mahasiswa bisa bertukar pemikiran dan pandangan mengenai perkembangan akadmik dan non akademik pada bidang psikologi.
Lomba Nasional psikologi ini dilakukan secara online dengan pengumpulan berkas , dilanjutkan dengan pengumuman penghargaan yang dilaksanakan secara offline. Pengumuman pemenang lomba Nasional bidang Psikologi dilaksanakan pada Jumat 22 September 2023 bertempat di UIN Surakarta. Pada forum ini juga dilaksanakannya pemilihan Ketua Forkom Psikologi se-Jawa Tengah Periode 2023-2025.
Pada tahun ini Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah mengirimkan 1 delegasi untuk mengikuti Lomba Nasional Psikologi tahun 2023 dan membawa pulang 1 penghargaan kejuaraan. Penghargaan ini adalah Juara 1 Lomba Proposal Penelitian dengan metode eksperimen yang disusun oleh saudara Shalsabilla Novarizka dari angkatan 2020 dan didampingi oleh Ibu Gisella Arnis Grafiyana sebagai dosen pembimbing penelitian.
Harapannya untuk selanjutnya fakultas psikologi bisa mengirimkan lebih banyak delegasi mahasiswa untuk mengikuti perlombaan baik perlombaan akademik dan non-akademik. Serta memaksimalkan kembali pendampingan kepada mahasiswa yang memiliki keinginan dan potensi untuk mengikuti perlombaan, baik dari lembaga fakultas hingga dosen fakultas. (Shalsa)




