Purwokerto – Alam memang tidak bisa ditebak terkadang sangat menajubkan dan terkadang juga memberikan bencana. Seperti tempo lalu ibu pertiwi kita sedang dilanda bencana, tepatnya di Kota Batu, Malang telah terjadi bencana Banjir Bandang yang mengakibatkan rusaknya perumahan warga. Dampak yang mereka rasakan antara lain, kesulitan mendapatkan air yang bersih, sandang, pangan dan papan mereka juga harus dipenuhi. Ada beberapa daerah di Kota Batu yang terdampak seperti Desa Sumber Brantas, Desa Bulu Kerto, Desa Tulung Rejo, Desa Padang Rejo dan Desa Sidomulyo (20/11/2021).

Atas dasar kemanusiaan, empati dan semangat bersama untuk kebaikan, Pik-Ma Youth Center Universitas Muhammadiyah Purwokerto telah melaksanakan penggalangan dana di sejumlah titik persimpangan antara lain simpang aston, simpang dukuhwaluh, simpang ahmadyani, simpang gelanggang olahraga dll. Adapun galang dana dilakukan melalui transfer ke rekening dan beberapa aplikasi e-wallet dari tanggal 16-27 November 2021. Total dana yang terkumpul sejumlah Rp 4.026.100,-
Kegiatan dengan tagline #PIKMAYCPEDULI merupakan salah satu program kerja dari Divisi Kewirausahaan yang lebih dikenal dengan KWU Donation dengan tujuan untuk membantu saudara – saudara kita yang sedang tertimpa bencana akibat bencana alam yang ada di Indonesia.

Sebagai Ketua Pik-Ma Youth Center UMP, Nanda Mutiara sangat mengapresiasi kegitan yang diadakan oleh anggotanya dan berhadap dapat memberika dampak yang baik untuk yang lainnya “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena kita bisa belajar melatih kepedulian, sedikit belajar pengabdian melalui penggalangan dana itu. Dari situ juga kita dapat mempererat hubungan dan kerja sama tim dan memberikan dampak yang baik untuk ukm sendiri dan berdampak baik untuk ukm yang lain. Ini juga merupakan wujud pengbadian kita, dan disalurkan memlaui donasi”
Hasil dari penggalangan dana ini akan disalurkan untuk korban banjir di Malang. Terima kasih kepada para donatur dan teman-teman yang telah berpartisipasi, semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita yang terdampak banjir di beberapa desa di Malang.

