Garap Peluang Magang dan Berkarir di Luar Negeri

PURWOKERTO – UMP mengadakan pertemuan dengan LPK Tunas Harapan dan PT Al-Zubara Manpower Indonesia. Pertemuan tersebut membahas kerjasama untuk membuka penyaluran tenaga kerja program magang dan berkarir di luar negeri bagi mahasiswa dan para alumni dari UMP yang ingin mendapat pengalaman baru di luar negeri.

Program magang akan dilakukan bekerjasama dengan beberapa negara di Eropa seperti Polandia, Swedia, UK. Sedangkan untuk wilayah Asianya di Jepang dan Korea. Kegiatan magang bagi mahasiswa UMP akan mendukung kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diselenggarakan Univeritas.

Magang bagi alumni akan meningkatkan karier dan ketrampilan alumni yang bekerja dilaur negeri. Dalam pertemuan tersebut berharap bisa menjalin kerjasama untuk meningkatkan percepatan masa tunggu dari para alumni UMP, sehingga setelah mereka lulus dari UMP bisa segera disalurkan untuk bekerja di luar negeri. Kemudian,

mahasiswa yang masih kuliah akan diberikan fasilitas untuk melaksanakan training atau magang di beberapa negara sesuai dengan jurusan masing-masing dan posisi yang tersedia disana.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Divisi Eropa dan Jepang, Didi Haryanto. “Harapannya dengan kerjasama ini bisa terjalin komunikasi dengan baik, sehingga adanya realisasi, lulusan dari UMP bisa kami realisasikan penempatannya sesuai dengan tujuan mereka, “

“Kemudian, mahasiswa yang magang juga akan kita arahkan ke sana, sehingga harapan kita ada kenaikan paradigma dari pihak universitas di sini, dan ada nilai plus disitu,” jelasnya.

Selain itu, dia pun mengutarakan tujuan diadakannya pertemuan tersebut yaitu untuk menjalin kerjasama dan bisa menyalurkan teman-teman dalam berkarir ataupun magang diluar negri.

Akhmad Darmawan, M.Si. selaku Wakil Rektor III, Bidang Kemahasiswaan dan Al-Islam Kemuhammadiyahan mengatakan bahwa ada sinergitas terkait dengan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka).

Bagi mahasiswa aktif ada kesempatan dan peluang magang industri di luar negeri yaitu di Eropa, Australia, Jepang, dan Korea. Sedangkan jangka waktu magang antara 6 bulan sampai 1 tahun masa aktif.

Darmawan mengatakan, bahwa bagi mahasiswa yang ingin berkarir, terdapat kebutuhan 500 tenaga kerja khusus yang di bawah PT Alzubara Manpower Indonesia. Tersebar untuk 500 ke Eropa, 500 ke Jepang dan Korea. Ini merupakan peluang yang cukup menarik untuk para alumni yang ingin berkarir di luar negeri.

Tentunya perlu ada kompetensi Bahasa, terutama untuk ke Jepang dengan Bahasa Jepang, dan Korea dengan bahasa Korea. Hal tersebut bisa dipersiapkan bagi yang minat bekerja di luar negri untuk peningkatan kompetensi bahasa Jepang dan Korea sejak semester 5. Untuk ke Eropa dan Australia relatif mudah karena menggunakan bahasa Inggris.

Akhmad Darmawan, M.Si. pun menambahkan, Universitas bersinergi dengan PT Alzubara Manpower Indonesia supaya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bisa berjalan. Bagi mahasiswa yang magang 6 bulan bersertifikat juga akan dikonversi ke dalam mata kuliah sebanyak 20 SKS. Kemudian yang mengambil 1 tahun berarti 40 SKS.

” Ini merupakan peluang yang sangat besar bagi mahasiswa, tidak perlu cuti tetapi diakui SKSnya. Jadi, 1 tahun misalnya di Eropa khususnya di Eropa Timur seperti Swedia, Bulgaria, dan polandia. Ya, Magang masih disetarakan dengan SLTA yah, tetapi saya kira bukan itu yang dicari, namun pengalaman dan sertifikat,” terangnya.

Pengalaman sertifikat menjadi sangat berharga bagi seluruh mahasiswa yang mengikuti program tersebut. Jadi, insya Allah dalam waktu dekat saya targetkan minggu depan ada MOU dengan PT Al Zubara Manpower Indonesia dan LPK Tunas Harapan untuk mempermudah langkah-langkah konkrit. Mahasiswa yang sudah di wisuda akan segera kami ajak untuk sarahsehan. Bentuk-bentuknya webinar atau sarahsehan secara langsung terkait dengan bekerja di luar negeri sehingga masa tunggu alumni lebih pendek,” terangnya.

Alfato Yusnar Kharismasya, SE, MSi. selaku ketua Career Development Center (CDC) memberikan harapan yang senada.

“Terkait dengan kegiatan silaturrahmi dan persetujuan kerjasama dengan LPK Tunas Harapan dan PT Al Zubara Manpower Indonesia. Harapan saya nanti akan ada informasi yang akurat terkait dengan program penempatan kerja di luar negeri baik di Jepang, Eropa, bahkan Australia dan bisa menjadi pilihan-pilihan untuk mahasiswa maupun alumni untuk dapat memaksimalkan karir dan memperoleh pengalaman, khususnya dalam bekerja di perusahaan yang skalanya internasional. Setelah itu mungkin harapan kami mahasiswa-mahasiswa tersebut bisa mendirikan perusahan yang skalanya internasional,” terangnya. (Via)

Artikel yang Direkomendasikan