Berita

Kembali Raih Penghargaan, Mawapres Utama UMP tambahi bekal hadapi PILMAPRES 2017

Torehan prestasi membanggakan ditorehkan oleh Ahmad Fajri (Farmasi), Mawapres Utama Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Fajri dinobatkan sebagai Juara II Video Konseling Competition dan Juara I Essay dalam Event Asshaydalah National Event of Pharmacy (ANEPH) 2017 yang dilaksanakan di Universitas Darussalam Gontor.

Penghargaan yang diserahkan secara langsung oleh para pimpinan UNIDA Gontor ini bersamaan dengan acara Seminar Nasional Kefarmasian yang bertemakan “Meningkatkan Peran Farmasis Melalui “Good Communication Practice” dalam Mendukung Implementasi Farmakovigilans”, Ahad (12/3).

Sementara itu, Wakil Rektor III UMP, Ir. Aman Suyadi, M.P. menyambut gembira pencapaian yang telah dilakukan Fajri. Ini menjadi bekal tambahan dalam menghadapi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) tingkat Kopertis pada bulan April Mendatang.

 

SSC Adakan Pembekalan PKM bagi Penerima Beasiswa

Student Scientific Center (SSC)  bekerja sama dengan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Rabu, 21 September 2016 dan Rabu, 28 September 2016, menyelenggarakan Pembekalan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang kepada mahasiswa penerima Beasiswa PPA dan BBP DIKTI serta PPA dan BBM UMP.

 

PKM salah satu kewajiban bagi mahasiswa pada penerima Beasiswa khususnya di Universitas Muhammdiyah Purwokerto, dengan harapan para penerima Beasiswa ini bisa berkontribusi lebih dalam ajang bergengsi bagi mahasiswa ini. Pembekalan  dimulai pukul 08.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), Bapak Agus Mulyadi Purnawanto, S.P.,M.P.

 

PKM adalah salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan dan penalaran diluar pelajaran-pelajaran yang mereka petik saat perkuliahan. “Pembekalan PKM diselenggarakan untuk membekali mahasiswa dalam melaksanakan PKM agar lebih siap dalam menulis proposal PKM sehingga harapan untuk lolos ke PIMNAS semakin besar.” Ujar Agus Mulyadi Purnawanto, S.P.,M.P. Kabiro BKA UMP.

 

Mahasiswa yang menerima beasiswa pada tahun ini sebanyak 218 mahasiswa dan yang hadir dalam mengikuti pembekalan PKM hanya sejumlah 166 mahasiswa. Mahasiswa pilihan dari Universitas ini diambil dari seluruh Fakultas yang ada di Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang telah diseleksi jauh-jauh hari untuk menerima Beasiswa, baik beasiswa dari DIKTI maupun dari UMP. [Rahmat Pambudi]

Reaktualisasi Pancasila dalam MASTA 2016

Minggu, (4/9), ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) ikuti Masa Taaruf (MASTA) 2016. Dari total lebih dari 2300 mahasiswa dibagi menjadi 2 kelompok untuk mengikuti kegiatan wajib ini. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ir. Aman Suyadi, MP menerangkan bahwa MASTA adalah kegiatan wajib yang lebih menitikberatkan pada pengenalan keIslaman dan ke-Muhammadiyahan, khususnya organisasi ortom kemahasiswaan, seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hisbul Waton (HW) dan Tapak Suci.

MASTA 2016
Selain itu, MASTA dimaksudkan juga untuk menyiapkan mahasiswa baru menjadi kader Muhammadiyah yang tidak hanya memiliki intelektual yang tinggi tapi moral, mental dan spiritual untuk menghadapi tantangan bangsa dimasa yang akan datang. “Saya harap kalian dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya memiliki intelektual yang tinggi tapi moral, mental serta spiritual,” harapnya. Adapun narasumber yang didatangkan adalah Dr Zakiyudin baidhawy, MA Direktur Program Pascasarjana Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga. Zakiyudin mendorong mahasiswa agar senantiasa menjunjung tinggi ideologi bangsa Indonesia, pancasila.“Mahasiswa harus meresapi dan melaksanakan nilai-nilai pancasila,” tandasnya mantap.


Terpisah, narasumber kedua, Dekan FAI, H. Ibnu Hasan, SAg, MSI memaparkan tentangorganisasi dan kepemudaan. Ibnu menekankan, pemuda merupakan elemen suatu bangsa. Menurutnya, pemuda harus mengambil peran penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Oleh karena itu pemudah harus memiliki pemikiran yang maju. “Pertanda kemajuan pemikiran pemuda adalah melalui organisasi. Maka jadilah kalian kader muhammadiyah,calon pemimpin bangsa,” tandasnya. (Ulv/Pra)

SOSIALISASI ANGGARAN KEMAHASISWAAN 2016

UMP, Purwokerto, 15 September 2016 (13 Dzulhijjah 1437H)
Kamis ini, bertempat di Aula AK Anshori Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) UMP mempertemukan perwakilan Universitas yang dalam kesempatan ini adalah Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Ir. Aman Suyadi, M.P. dengan semua perwakilan organisasi kemahasiswaan yang ada di UMP mulai dari tingkat HMPS(Himpunan Mahasiswa Program Studi), Fakultas sampai tingkat Universitas seperti BEM(Badan Eksekutif Mahasiswa) dan UKM(Unit Kegiatan Mahasiswa).

 


Sebagai pembuka, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UMP, Agus Mulyadi Purnawanto, S.P.,M.P. memaparkan bagaimana untuk melakukan pengajuan sarana prasana & ATK untuk kegiatan operasional unit, pembuatan proposal kegiatan, proses pembuatan laporan pertanggung-jawaban sampai pendelegasian mahasiswa baik untuk event regional , nasional maupun internasional, sementara itu sesi tanya jawab antara Universitas dan Organisasi Kemahasiswaan juga diadakan guna mempererat hubungan & keakraban antara kedua pihak tersebut.

Pihak Universitas pastinya selalu berusaha untuk mengakomodasi semua kegiatan & kebutuhan yang berasal dari organisasi kemahasiwaan, terlepas dari itu perlu adanya manjemen yang baik dalam proses pendanaan. WR III Bidang Kemahasiswaan, Aman Suyadi memaparkan bahwa anggaran tersebut memang besar tetapi akan menjadi kecil apabila kita sebagai civitas akademika menyikapinya dengan sudut pandang yang kecil, misalnya ada post-anggaran yang tidak terlihat oleh organisasi kemahasiswaan tetapi justru dirasakan oleh para mahasiswa pada umumnya seperti Training BEST (Becoming Excellent Student Training), SMART (Softskill Management and Resolution Training), SUCCESS (Spiritual-Upgrading and Careerr Competencies Empowering by Softskills), dan Dana Kesehatan Kemahasiswaan. Selain itu, pendelegasian Mahasiswa untuk event-event baik Nasional maupun Internasional seperti ONMIPA (Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan), Mawapres tingkat Kopertis & Nasional dan mendapatkan juara pastinya mendatangkan kompensasi yang nantinya mahasiswa tersebut akan mendapatkan reward atas prestasi yang diraih.

 

Hal ini patut kita renungkan & cermati bersama bahwa suatu Teamwork yang baik itu tak hanya dari pihak Universitas atau dari organisasi kemahasiswaan saja, tetapi adalah sinergi dari kedua pihak tersebut yang saling berkolaborasi dan berkomunikasi untuk menjalankan amanah kegiatan yang ditetapkan pada masing-masing individu.
(Editor : Afif)

UMP Kembali Gelar Ajang PEKSIMIDA JATENG 2016


UMP, Purwokerto, 29 – 31 Juli 2016.
Setelah sukses sebagai tuan rumah PEKSIMIDA Jateng Tangkai Lomba Nyanyi tunggal Tahun 2012 dan Tangkai Lomba Baca Puisi dan Penulisan Karya Sastra 2014.Kali ini di tahun 2016, UMP Kembali dipercaya oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Provinsi Jawa Tengah untuk unjuk gigi sebagai tuan rumah PEKSIMIDA Jateng untuk Tangkai Lomba Nyanyi Tunggal yang terdiri atas kategori Pop, Dangdut, Keroncong dan Seriosa. Ajang dua tahunan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEKDIKTI) ini merupakan kegiatan kemahasiswaan yang menitikberatkan pada pengembangan minat dan bakat kesenian mahasiswa.

 

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UMP, Ir. Aman Suyadi, M.P. mengatakan sebanyak 59 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jawa Tengah ikut ambil bagian dalam acara ini. Nantinya, peserta yang berhasil menjadi juara akan mewakil Provinsi Jawa Tengah untuk mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) yang akan diselenggarakan di Universitas Halu Uleo, Kendari Sulawesi Tenggara, November mendatang. Terpisah, Ketua Panitia, Agung Miftahudin, SE, MSi menjelaskan, lomba ini terdiri dari 4 tangkai lomba yaitu nyanyi tunggal pop putra/putri, nyanyi tunggal dangdut putra/putri, nyanyi tunggal keroncong putra/putri, dan nyanyi tunggal seriosa putra/putri dengan rincian kategori Pop sebanyak 89 peserta, Dangdut 64 peserta, Keroncong 46 peserta dan seriosa sebanyak 24 peserta yang terbagi menjadi 3 lokasi perlombaan yakni Auditorium Ukhuwah Islamiyah, Aula AK. Anshori dan Gedung lab terpadu lantai 1.


Rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH memastikan, UMP mendukung semua bentuk kegiatan yang sifatnya meningkatkan kualitas dan kemampuan praktis mahasiswa dalam mengembangkan apresiasi terhadap seni. Melalui ajang ini rektor berharap, mahasiswa dapat berkompetisi dengan baik mengedepankan talentanya. Di hari penutupan, mahasiswa UMP berhasil menyabet 2 juara. Masing-masing adalah Dyah Puspitasari (juara 3 keroncong kategori putri) dan Raka Andi Putra (juara harapan 2 dangdut kategori putra). Beberapa nama lain yang akan mewakili Jawa Tengah adalah Joshua Wowor (Universitas Kristen Satya Wacana/juara 1 seriosa putra), Bernita Silvana Christy (Universitas Sebelas Maret/juara 1 seriosa putri), Satria Dhimas Santosa (Universitas Sebelas Maret/juara 1 keroncong putra), Nur Asriyani (Universitas Negeri Semarang/juara 1 keroncong putri). Adapun untuk kategori pop di wakili oleh Mursya Vederly (Universitas Jenderal Soedirman/juara 1 pop putra) dan Dea Muhita Khairani (Universitas Jenderal Soedirman/juara 1 pop putri). Sedangkan untuk kategori dangdut adalah Okky Dwi Prabowo (Universitas PGRI Semarang/juara 1 dangdut putra) dan Mawar Puspitasari (Universitas Pekalongan/juara 1 dangdut putri).(Ziz/Pra/Fif)

Sistem Informasi

Social Media