Berita

Arahan dan Motivasi Penerima Dana PKM 5 Bidang Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Muhammadiyah Purwokerto gelar kegiatan arahan dan motivasi untuk penerima dana PKM 5 Bidang di Ak. Anshori Selasa lalu, tepatnya 8 Juni 2021. Dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Al Islam Kemuhammadiyahan Akhmad Darmawan, M.Si., Ketua Student Scientific Center (SSC) Ragil Setiabudi,S.KM.,M.Kes dan Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) Efi Miftah Faridli, M.Pd serta tim  penerima dana PKM 5 Bidang. Acara tersebut dilakukan guna membekali mahasiswa yang lolos PKM menuju PIMNAS 2021 (Road to PIMNAS 2021).

Dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan oleh Diktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Diktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, UMP berhasil menelurkan bibit baru yang lolos menuju PIMNAS 2021. Dari UMP yang lolos PKM sebanyak 8 tim dari 300an proposal yang masuk. Kejuaraan yang diraih tersebut merupakan prestasi yang membanggakan untuk UMP, tim yang lolos akan didanai pula oleh pemerintah yang menguntungkan bagi mahasiswanya. Delapan tim yang lolos PKM di tahun 2021 meliputi: 2 tim PKM-K (diketuai oleh Risti Ainun Nisa, dan Noviani Nurhayati), PKM-PM (di ketuai oleh Sheren Liana Saputri), dan 5 tim PKM-RE (Diketuai oleh Melliawaty Fajrin, Siti Rahmah Kamalah, Vadhel Alfenanda P, Camella Ayu Prawesti, dan Rahma Falah Maulidina).

Kegiatan yang bertempat di aula Ak. Anshori tersebut guna memberikan arahan dan memotivasi mahasiswa yang lolos PKM 5 bidang menuju PIMNAS 2021. Banyak arahan dan harapan yang disampaikan melalui pembelakan di acara tersebut, salah satunya harapan dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Al Islam Kemuhammadiyahan. “Harapan universitas dari 8 ini masuk PIMNAS, kalau saya lihat ada tema-tema yang menarik yang memiliki potensi untuk PIMNAS. Mudah-mudahan dari 8 ini ada yang masuk, sehingga dari UMP budaya UMP yang masuk di PIMNAS harus ada. Kultur ke depan keberhasilannya jelas karena ada campur tangan pemibimbing yang dengan sabar, tekun membimbing mahasiswanya. Oleh karena itu, sekali lagi saya juga mengucapkan terima kasih kepada pembimbing. Farmasi mempunya budaya hebat di PKM, mungkin nanti perlu ditambah yang mengikuti Teknik kimia, TLM, dan mudah- mudahan nanti ada yang lolos PKM dari seluruh prodi yang ada di UMP. Jadi, PKM ini tidak hanya terbebankan pada pak Efi selaku Kabiro kemahasiswaan dan Alumni. Tapi ini sudah menjadi kesadaran Bersama, kalau ini adalah tugas semua pendidik yang ada di Univesitas” ucap Akhmad Darmawan, M.Si.

Salah satu ketua dari tim PKM-K yang bernama Noviani Nur Hayati, D4 Laboratorium Medik mengatakan bahwa harapannya bisa lolos PIMNAS, produk yang dibuat semakin maju dan bisa memotivasi mahasiswa lainnya. Ketika membuat PKM harus diniati dari diri sendiri, mengikuti arahan dari reviewer dan harus mengikuti format-format sesuai pedoman jika terdapat kekeliruan atau kesalahan dalam pembuatan proposal. Noviani pun mengutarakan kesan yang menyenangkan saat mengikuti PKM diantaranya: bisa mendapatkan prestasi, usulan yang dibuat atau diajukan didanai atau ada yang memfasilitasi dan mendapat pengalaman baru.

ARTIKEL

Sistem Informasi

Social Media

Unit BKA