Berita

Universitas Muhammadiyah Purwokerto Terima Sertifikat Disnaker Koperasi dan UKM Banyumas

PURWOKERTO,  – Untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi di lingkungan Universitas dalam menghadapi persaingan di dunia kerja dan mewujudkan lulusan yang unggul, berkualitas, dan berkompeten, Career Development Center (CDC) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah melakukan kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Banyumas.

Kerjasama ini menurut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan AIK UMP Akhmad Darmawan, S.E., M.Si merupakan pengembangan kompetensi mahasiswa dibidang penempatan tenaga kerja ahli baik didalam negeri maupun di luar negeri.

“Hari ini UMP menerima sertifikat legal dari Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Banyumas dalam bentuk Bursa Kerja Khusus (BKK) Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk menyalurkan alumni UMP ke perusahaan yang menjadi rekanan Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Banyumas termasuk yang ingin bekerja di dalam negeri maupun dibeberapa Negara lain seperti Jepang, Taiwan, Jerman, Polandia, Korea dan beberapa Negara lainnya,” katanya, Senin (22/3/2021).

“Di akhir studi, mahasiswa akan memperoleh kurikulum persiapan menjadi tenaga kerja yang ahli, mengingat lapangan kerja semakin sempit, maka UMP perlu menyalurkan kompetensi dan keahlian alumninya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Banyumas Joko Wiyono mengapresiasi upaya tersebut. Ia berharap dengan adanya Bursa Kerja Khusus Perguruan Tinggi ini bisa menjadi legalitas UMP untuk membantu mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia Khususnya di Banyumas.

“Kami serahkan sertifikat untuk Bursa Kerja Khusus (BKK) ke UMP yang ini merupakan suatu bentuk legalitas perguruan tinggi untuk menyelenggarakan Bursa Kerja Khusus yang bersifat luas. Harapan kami ini bisa menjadi pemicu dan pemacu UMP untuk bisa menjadi perguruan tinggi yang bisa menyiapkan lulusan siap kerja, bisa menjadi tamatan yang luar biasa,” pungkasnya. (bud/tgr)

ARTIKEL

Sistem Informasi

Social Media

Unit BKA