Berita

SATC TALK BATCH #BATCH 2 MANAJEMEN STRESS DAN MOTIVASI BELAJAR

Purwokerto (06/11) - Guna memanajamen stres dan memotivasi belajar dikalangan mahasiswa, Student Advisory and Training Center (SATC) Universitas Muhammadiyah Purwokerto bersama dengan Psikolog Online SATC Universitas Muhammadiyah Purwokerto menyelenggarakan SATC Talk Batch #2 dengan tema "Belajar Mencintai Diri Sendiri" pada Jum’at (06/11).

Kegiatan ini diprakarsai oleh Student Advisory and Training Center (SATC) Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang diselenggarakan secara virtual melalui zoom dan akun youtube Kemahasiswaan UMP. Webinar ini diikuti kurang lebih 500 peserta dari segala unsur dan dibuka oleh Desti Dwi Saputri sebagai moderator dalam SATC Talk Bacth #2 serta dengan kehadiran pembicara ahli yaitu Mardiana Hayati Solehah. M.Psi, Psikolog.

Paparan SATC Talk Batch #2 kali ini dijelaskan oleh Mardiana Hayati Solehah. M.Psi, selaku Psikolog Online SATC Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan sekaligus Psikolog RSUP Fatmawati, Jakarta. Beliau menjelaskan bahwa setiap orang sering mengeluh dan menganggap bahwa diri sendiri tidak istimewa, merasa gagal, merasa tidak dihargai, merasa iri dengan orang lain, merasa jelek, merasa dunia ini tidak adil, merasa tidak bahagia dan terus menerus membandingan diri sendiri dengan orang lain. Hal tersebut disebut dengan self-pity, self-pity adalah sebuah perilaku mengasihani diri sendiri saat berada pada posisi yang sulit atau bermasalah. Yang ingin dicapai dari self-pity bukan sebuah solusi melainkan sebuah perhatian dan keinginan untuk dibantu orang lain serta berharap bahwa ada seseorang yang hadir dan dapat menarik kita untuk keluar dari masalah yang dialami dan juga terdapat harapan seperti orang lain untuk saling melengkapi dan menyayangi seperti keluarga, teman, ataupun pacar. Namun mardiana menjelaskan bahwa terlalu sering bergantung kepada orang lain membuat kita lupa bahwa kita memiliki tanggungjawab akan masalah dan kebahagiaan diri sendiri. Oleh karena itu penting bagia setiap orang untuk mengambangkan self-love. Self-love adalah sebuah perilaku atau proses yang diupayakan secara aktif dan membutuhkan waktu yang cukup lama serta dapat mengalami pasang surut untuk mencapai pemahaman akan keberhargaan diri baik sebagai manusia maupun individu dan mengutamakan kebutuhan-kebutuhan diri, tanpa merendahkan orang lain. Selain itu mardiana menjelaskan komponen yang ada didalam self-love seperti, self -love awareness, self-worth, self-esteem dan self-care.

Manfaat self-love menurut mardiana yaitu dapat menjaga kesehatan fisik dan mental, kemudian dapat membantu menerapkan aturan terkait bagaimana orang lain harus memperlakukan kita, menghindari hubungan yang tidak sehat dan diperlakukan semena-mena oleh orang lain, dapat berempati dan berkomunikasi secara asertif serta dapat mencapai kebagaian yang sejati. Mardiana memberika tips untuk dapat mencintai diri sendiri dengan memenuhi kebutuhan dasar, menentukan target-target yang kongkret, memaafkan kesalahan dan menerima kegagalan, mengapresiasi diri sendiri, mencari dukungan sosial yang suportif, belajar untuk bersikap masa bodo dengan omongan serta perilaku orang lain, menikmati dan mensyukuri nikmat yang dimiliki serta melakukan hal-hal yang menyenangkan.

ARTIKEL

Sistem Informasi

Social Media

Unit BKA