Berita

webinar pgsd Sikap Protektif Pada Perilaku Pelecehan Seksual Melalui Pendidikan Seks Pada Anak

Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Himpunan Mahasiswa Program Studi PGSD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purwokerto bekerja sama dengan Biro Kemahasiswaan dan Alumni telah menyelenggarakan kegiatan Webinar PGSD 2020 secara virtual pada Rabu, 23 Desember 2020/ 8 Jumadil – Ula 1442 H.

Webinar PGSD merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan dalam ajang publikasi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar ke kancah masyarakat luas. Webinar Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto dilaksanakan secara virtual dengan mengangkat tema “Sikap Protektif pada Perilaku Pelecehan Seksual Melalui Pendidikan Seks pada Anak”. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut diantaranya untuk implementasi tridarma perguruan tinggi, ajang promosi perguruan tinggi pada masyarakat luas, membekali dan memberikan pengetahuan dan informasi pada peserta akan pentingnya pendidikan seks bagi anak. Sasaran dalam kegiatan Webinar PGSD yaitu mahasiswa, guru, kepala sekolah PAUD/TK, SD dan SMA serta umum.

Webinar Pendidikan Guru Sekolah Dasar ini dihadiri oleh Drs. Eko Suroso M.Pd. selaku Dekan FKIP, Saefurrahman, Ph.d. selaku Wakil Dekan FKIP, Dedy Irawan, M.Pd. selaku Ketua Program Studi PGSD, serta Lia Mareza, M.A. dan Dr. Ana Andriani, M.Pd. selaku pembicara webinar pada kesempatan kali ini. Webinar PGSD dibuka oleh Drs. Eko Suroso M.Pd atau yang mewakilinya.

Webinar dibagi dalam dua sesi penyampaian materi yang disampaikan oleh pembicara 1 ( Lia Mareza, M.A. ) dan pembicara 2 ( Dr. Ana Andriani, M.Pd. ). Penyampaian materi dilaksanakan dengan sistem paralel. Konteks pemantik materi tertuju pada deskripsi tema webinar secara general dan menyeluruh. Webinar dengan tema yang sangat luar biasa akan menjadi bekal ilmu baru bagi kita calon pendidik dan calon orang tua tentunya. Kesempatan baik ini, kami diberikan peluang untuk mencetuskan webinar yang cakupan pesertanya cukup partisipatif dan cukup banyak peminatnya dari berbagai kalangan.

Esensi pentingnya pendidikan seks pada anak harus diperhatikan dengan baik. Pendidikan seks mengajarkan betapa pentingnya  menjaga diri agar terhindar dari aksi pelecehan dan kejahatan seksual. Penyuluhan pendidikan seks sangat dianjurkan kepada kalangan remaja agar tetap aware dan tetap menjaga diri dengan baik. Anak usia sekolah dasar sebagai presentase terbesar dalam piramida penduduk Indonesia yang akan meneruskan perjuangan bangsa indonesia. Hal tersebut merupakan suatu latar belakang pentingnya pendidikan seks untuk generasi muda penerus bangsa.

Kasus kekerasan seksual kepada anak menduduki peringkat pertama. Hal tersebut dapat dilihat pada Data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) media 1 Januari 2020 hingga 31 Juli 2020. Pendidikan seks diaplikasikan untuk memanifestasikan sikap protektif pada perilaku pelecehan seks pada anak. Peran orang tua dalam memberikan pendidikan seks yang paling utama sangat diperlukan. Orang tua dapat memberikan sikap protektif melalui sarana pendidikan seks tersebut pada anaknya.

Sistem Informasi

Social Media

Unit BKA