Berita

Serat Sabut Kelapa Alternatif Bahan Baku Badan Pesawat

Mahasiswa Fakultas Teknik dan Sains (FTS) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengembangkan material Coconut Fiber Composite (CFC) untuk aplikasi bahan konstruksi pesawat terbang. Mahasiswa tersebut ialah Fena Retyo Titani, Sulistyono dan Abdurrachim yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Penelitian Eksakta yang dibimbing oleh Haryanto S.T , M.T , Ph.D.


Fena Retyo Titani sebagai Ketua Tim mengatakan bahwa temuannya yang diberi judul “Pengembangan Material CFC untuk Aplikasi Bahan Konstruksi Pesawat Terbang” merupakan penggunaan serat sabut kelapa yang ramah lingkungan dan mudah didapat di Indonesia untuk menggantikan materi fiber glass dan matriks yang biasa digunakan untuk formulasi komposit sayap pesawat.


Pada dasarnya komposit merupakan campuran dari fiberglass dan matriks. Komposit dari fiber glass memiliki sifat ringan dan kuat, tetapi biaya produksinya lebih mahal mulai dari harga bahan dasarnya serta proses pembuatan dan pembentukan komposit relative lama. Selain itu fiberglass mudah rusak pada tekanan yang tinggi.


Sehingga dibutuhkan adanya material pengganti fiberglass yang berasal dari serat alam, salah satu alternatifnya adalah dari serat sabut kelapa. Penggunaan kembali serat alam dipicu oleh adanya regulasi tentang persyaratan habis pakai (end of life) produk komponen otomotif bagi negara-negara Uni Eropa dan sebagian Asia.


“Jadi intinya, disini saya mencoba mencari cara alternatif memanfaatkan serat alam sebagai pengganti serat fiberglass yg memiliki kekuatan yg sama,” ungkapnya.
Harapannya dengan Material CFC yang diyakini mampu meningkatkan kekuatan mekanik dapat berpotensi dikembangkan untuk aplikasi bahan konstruksi pesawat terbang. (Sls)

Peran Alumni Dapat Dimaksimalkan Melalui Pertemuan IKA UMP

Temu alumni merupakan ajang silaturahmi dan merekatkebersamaan sehingga dapat menampung banyak gagasan untukmembangun almamter.Hal ini dilakukan oleh
Ikatan Alumni Universitas Muhammadiyah Purwokerto (IKA UMP) melalui pertemuan di Ruang Sidang UMP lantai 2 pada sabtu 19/05/2018 yang lalu.


Prasetyo Heru M.BA selaku ketua IKA UMP menyampaikan bahwa maksud diadakan acara tersebut untuk menampung ide segar para alumni untuk UMP. “Selain silaturahmi pastinya aka ada sesuatu yang intens dibahas nantinya yaitu saling sharing berbagi ide untuk perkembangan lembaga sendiri,” jelasnya.


Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni , Agus Mulyadi SP.MP menambahkan bahwa IKA UMP memiliki peran penting dan kontribusi untuk universitas. Khusus UMP, melaluik Tracer Study yaitu bagaimana kedepannya, proses pengembangannya dan untuk sumbangsih terhadap almamater.


Lain hal dengan Wakil Rektor IV Bidang Pengembangan dan Kerjasama dan AIK Dr Jebul Suroso. S.Kep.Ns.MKep. Pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut, sebagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas UMP sebagai universitas yang semakin mendunia. “Sangat posotif kegiatan ini dan perlu kita ketahui bahwa UMP termasuk 70 Universitas terbesar di Indonesia dan 6 PTM terbaik se Indonesia serta suatu akreditasi A adalah tujuan untuk 2019 yang mana memang dibutuhkan peran IKA UMP didalamnya,” jelasnya.


Lebih lanjut Jebul menjelaskan bahwaperan alumni dapat berkontribusi dalam proses publikasi UMP. Harapannya yang dimiliki UMP seperti FKIP Geografi memiliki geospasial, kemudian Teknik memiliki keunggulan lain dan FKIP yang diantaranya mengelola PPG dan produk keunggulan lain UMP dapat di kenalkan kepada khalayak. “Semoga dengan adanya pertemuan IKA UMP ini dapat dimaksimalkan perannya dan dapat menggagas kegiatan yang positif” tutup Jebul Suroso. (Han/Sls)

SUCCESS TRANING UMP BEKALI MAHASISWA SUKSES DI DUNIA KERJA

Melengkapi bekal calon wisudawan untuk lebih siap dan mantap di dunia kerja, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) adakan Spiritual Upgrading & Career Competencies Empowerment by Softskills (SUCCESS) yang diiikuti seluruh calon wisudawan. SUCCESS periode Februari kali ini dibagi menjadi 10 gelombang yang masing-masing gelombang terdapat kurang lebih 150 peserta.

Ketua Career Development Center (CDC)Tri Yuliansyah Bintaro, M.Pd mengatakan bahwa UMP telah menyiapkan training dari awal masuk menjadi mahasiswa hingga menjelang lulus. SUCCESS merupakan kelanjutan rangkaian integrated training di UMP yakni BEST, SM@RT. Dalam kegiatan kali ini calon wisudawan di-upgrade spiritualnya sesuai dengan kompetensinya. SUCCESS merupakan kepanjangan dari spiritual up andcarier competensies empowering by softskills yang artinya ketika mahasiswa sudah lulus sudah siap dan lebih siap lagi di dunia pekerjaan.

“Dari segi softskillnya karena dalam training ini sudah disiapkan materi materi yang berhubungan dengan dunia kerja terutama penekanan pada sofstskill,” tegas Bintaro.

SUCCESS pagi hari ini dibuka langsung oleh Rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M.H. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa, “Untuk dapat bertahan menghadapi tantangan itu, diperlukan sikap cerdas, adaptif, dan inovatif dalam menyikapi perubahan yang terjadi di masa depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, bahwa dalam kehidupan tidak hanya membutuhkan pendidikan dan gelar saja namun kecakapan, ketrampilan dan kepribadian lebih menentukan kesuksesan seseorang dalam kerja. Setidaknya mahasiswa dapat membentuk dan mengembangkan beberapa keterampilan pribadi yang membantu anda dalam meraih sukses karir. SUCCESS Training adalah jawaban dari beberaa ketrampilan yang diperlukan untuk mendukung lulusan meraih sukses. (han/sls/rp)

Tim Futsal UMP Raih Juara Satu se Jawa

Tim Futsal Prodi Matematika Universitas Muhammadiyah Purwokerto (Himatika UMP) menyabet juara satu dalam turnamen futsal MATH CUP se-JAWA 2018 di Universitas Negeri Semarang (UNNES), Sabtu - Minggu (28-29/4/2018).
Tim Futsal Himatika UMP mengalahkan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan skor 5-4 di laga final. Dalam turnamen kali ini diikuti oleh 19 tim futsal Perguruan Tinggi. Yaitu STIS, UNPAD, UNS, UMS, UM PURWOREJO, UNWIDHA, UNY, UGM, UNNES, Undip, IAIN Salatiga, UPGRIS, dan tim AIS Muhammadiyah Semarang.
Official Tim Futsal UMP Wildan Mubarok mengatakan, Turnamen Futsal MATH CUP se-JAWA 2018 bertujuan untuk mengembangkan bakat dibidang futsal mahasiswa matematika. Selain itu acara juga untuk unjuk gigi dan meraih gelar juara.
“Kami lebih memperkenalkan UMP dimata masyarakat luas untuk para peserta di Math Cup kemarin yang belum mengetahui UMP itu sendiri. Ini juga ajang kami membanggakan almamater kami sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut Wildan mengungkapkan, para pemain Futsal HIMATIKA UMP bertekad memberikan kado manis untuk Milad UMP yang ke 53.
"Ini hadiah Milad yang bisa kami berikan kepada UMP, dulu tiga tahun sebelumnya kami juga pernah juara juga di UNPAS, namun sempat puasa juara 3 thun terakhir sampai akhirnya di tahun ini kami bisa meraih gelar juara di UNNES,” kata Wildan, Senin, (30/4/2018).
Dirinya berharap dengan memenangkan Turnamen Futsal MATH CUP se-JAWA 2018, Tim Futsal Himatika UMP bisa membawa nama baik UMP.
"Mereka pemain-pemain terbaik yang UMP miliki saat ini. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada UMP yg telah mendukung dan mensupport kegiatan kami selama kami berkompetisi, sehingga kami bisa meraih juara1,” pungkasnya.(tgr)

UMP Libatkan Orang Tua Wali Dorong Mahasiswa Berprestasi

Kiprah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sebagai lembaga pendidikan tinggi tidak diragukan lagi. Sejalan dengan komitmen universitas dalam memberikan kemudahan kepada mahasiswa dengan memberikan berbagai macam Beasiswa.  Seperti Beasiswa PPA dan BBM UMP, Beasiswa Berprestasi, Beasiswa PPA dan BBM Dikti dan Beasiswa Bidikmisi. Bertempat di  Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) UMP telah diselenggarakan “Sosialisasi dan Pembinaan Program Beasiswa Bidikmisi”, pada Kamis, 8 Februari 2018.

Dalam acara sosialisasi dan pembinaan program beasiswa bidikmisi ini, hadir 17 mahasiswa penerima beasiswa didampingi oleh orang tua wali mahasiswa. Acara yang berlangsung di Gd. Serbaguna Lt.2 Biro Kemahasiswaan UMP ini bertujuan agar baik orang tua wali maupun peserta didik penerima beasiswa mendapatkan informasi sejelas-jelasnya perihal aturan-aturan yang berlaku dalam penyelenggaraan beasiswa bidikmisi.

Menilik beasiswa Bidikmisi, UMP memiliki kuota beasiswa untuk mahasiswa yang kurang berkecukupan secara finansial. UMP mendapatkan kuota penerima Bidikmisi sejumlah 17 Mahasiswa. Guna mendapatkan beasiswa Bidikmisi mahasiswa harus memiliki Prestasi akademik dan memiliki kemauan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi secara tepat waktu. Disampaikan oleh Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) UMP Agus Mulyadi Purnawanto, M.P bahwa sebagai syarat utama mendapatkan Beasiswa Bidikmisi adalah mahasiswa aktif UMP yang meraih Indeks Prestasi Komulatif (IPK) lebih dari 3.0 tiap semesternya.

 “Kami mengharapkan agar orang tua wali mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi memberikan pengawasan terhadap anaknya agar ipk yang didapat lebih dari 3.0 dan juga mendorong anaknya untuk dapat aktif dalam organisasi dan dapat berprestasi di penyusunan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM),”ungkap Agus Mulyadi Purnawanto, M.P.

Sejalan dengannya, salah satu wali mahasiswa, Agus Sutarso menyampaikanbahwa sebagai orang tua wali mahasiswa mendukung penuh langkah BKA UMP dalam rangka meningkatkan prestasi mahasiswa.“Kami sangat terbantu dengan adanya program beasiswa Bidikmisi ini, dan kami akan terus memantau perkembangan belajar anak kami agar dapat meraih IPK diatas 3.0,”ungkap Agus Sutarso.(mjd/sls)

Sistem Informasi

Social Media