Artikel

UKM MAPALA SATRIA MENJADI RELAWAN BENCANA BANJIR DI CILACAP BARAT

mapala1

CILACAP-Selasa, 17 November 2020 sejumlah titik di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap dilaporkan terendam banjir. Diantaranya di Kabupaten Banyumas yaitu di Kecamatan Tambak, Sumpiuh, dan Kemranjen. Sedangkan di Kabupaten Cilacap yaitu di Kecamatan Bantarsari, Sidareja, dan Gandrungmangu. Ketinggian banjir di beberapa titik banjir tersebut bermacam-macam. Dari mulai 15 cm sampai dengan 150 cm. Dilaporkan banjir kali ini merupakan banjir terparah setelah 25 tahun terakhir.

Hal ini membuat UKM Mapala Satria menerjunkan 5 personil untuk menjadi relawan bencana dalam bencana banjir tersebut. Tim relawan tersebut terdiri dari 3 orang laki-laki dan 2 orang perempuan diantaranya Zevany Akhamd M, Dimas Bagus P, Tedi Hendra S, Safira dan Rosmala Dewi Js. Tim relawan tersebut diterjunkan di kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap yang langsung diberangkatkan pada hari itu juga.

Banjir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cilacap tersebut diketahui disebabkan karena tanggul jebol yang mengakibatkan sungai meluap dan air memasuki Kawasan pemukiman warga. Tim Relawan Bantarsari tersebut bekerjasama dengan MDMC dan BPBD setempat. Kegiatan yang dilakukan yaitu evakuasi warga, pendataan warga, dan pendistribusian logistic ke rumah warga.

2 hari berselang yaitu pada hari kamis 19 November 2020, UKM Mapala Satria Kembali mengirimkan 2 personil tim relawan ke Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas. Yaitu Iin Agustin dan Sekar Bethari Devi. Ketinggian Banjir di Kecamatan Sumpiuh beragam mulai dari 35 cm. kegiatan yang dilakukan yaitu membantu Dapur Umum Induk dan mendistribusikan logistic ke beberapa rumah warga.

mapala2

mapala3

 

ARTIKEL

Sistem Informasi

Social Media

Unit BKA